Ya Allah, ya
Tuhan kami
Saat ini kami
berkumpul di sini
Menghadapkan
wajah dan jiwa kami ke hadirat-Mu
Memusatkan
segenap pikiran dan ingatan kami
Untuk
merenungkan segala makna yang berarti
Makna
kemerdekaan
Makna perjuangan
Makna pengorbanan
Keris, pedang,
meriam, bom, dan bambu runcing
Air mata darah
Darah-darah yang
bersimbah
Tulang belulang
yang berserakkan
Para syuhada,
pahlawan kusuma bangsa
Wahai
saudara-saudaraku, anak-anak bangsa
Tidakkah kita
renungkan makna kemerdekaan?
Sungguh! Betapa
getir dan payah untuk menggapainya
Tiga setengah
abad bukan waktu yang sebentar
Kita dijajah dan
dikoyak-koyak
Jadi miskin dan
tolol yang berkepanjangan
Diadu domba dan
bercerai-berai
Dirampok,
diperkosa, dan dibantai
Tak punya harga
diri sama sekali
Menjadi
mayat-mayat busuk yang bergelimpangan
Menjadi
anak-anak yatim dan janda-janda yang tak berdaya
Tubuh-tubuh
kurus, lapar, dan tak bertenaga
Seakan-akan tak
sanggup untuk hidup lagi
Wahai
saudara-saudaraku, anak-anak bangsa
Kita wajib
bersyukur kepada Ilahi
Yang telah
menciptakan Bung Karno, Bung Hatta
Dan
pahlawan-pahlawan kusuma bangsa
Mereka telah
berjuang, berkorban, dan ikhlas
Mereka telah
gugur sebagai syuhada
Walhasil:
Negeri ini
menjadi bersatu
Negeri ini
menjadi kokoh dan kuat
Negeri yang
merdeka
Indonesia
tercinta
Wahai
saudara-saudaraku, anak-anak bangsa
Negeri ini telah
merdeka
Benarkah negeri
ini telah merdeka?
Tegakah di
negeri yang merdeka ini, sementara bangsanya tidak merdeka?
Jangan biarkan
negeri ini miskin lantaran kebodohan
Jangan biarkan
negeri ini hancur lantaran perpecahan
Jangan biarkan
anak-anak negeri kurus lantaran kelaparan
Jangan biarkan
negeri ini tergadaikan lantaran korupsi dan keserakahan
Ayo kita bangkit
semangat bangsaku!
Kita kikis
jelaga kebodohan
Kita perangi
segala kemiskinan
Kita rajut tali
persaudaraan
Mari kita
tegakkan keadilan dan kebenaran
Wahai
saudara-saudaraku, anak-anak bangsa
Kemerdekaan ini
adalah anugerah Ilahi
Yang harus kita
syukuri
Bersyukur kepada
Ilahi dengan taat kepada-Nya
Dan selalu berharap
rido-Nya
Serta selalu
mendekatkan diri kepada-Nya
Mensyukuri
kemerdekaan berarti harus membangun negeri ini
Harus memeliha
dan menjaganya
Harus memajukan
dan memakmurkannya
Jangan sampai
negeri ini terkorosi dengan teknologi
Jangan sampai
negeri ini hina dengan narkoba
Jangan sampai
negeri ini brutal dengan tak bermoral
Jangan sampai
negeri ini hancur karena banyaknya pelacur
Jangan sampai
negeri ini binasa karena banyak berbuat dosa
Ingatlah! Wahai
saudara-saudaraku, anak-anak bangsa
Bom telah meledak
dan menghancurkan beberapa tempat di negeri ini
Tsunami yang
dahsyat telah meluluhlantakkan Aceh, Nias, dan Pangandaran
Gunung Merapi
marah menjadikan Jawa Tengah terperangah
Gunung Kelud
tidak segan-segan memuntahkan wedus
gembelnya.
Gempa bumi
mengguncang Bantul dan Yogyakarta
Sidoarjo menjadi
lautan lumpur.
Entah, ... .
Bencana apa
lagikah yang akan menimpa negeri ini?
Pertanda apakah
semua ini?
Bukalah mata dan
pikiran kita
Singkirkan debu
kemusyrikan, keangkuhan, keserahan, durjana, dan nestapa
Ingatlah! Wahai
saudara-saudaraku, anak-anak bangsa
Negeri yang aman
dan makmur adalah:
Negeri yang
mendapatkan perlidungan dan rahmat-Nya
Mereka tidak
berbuat maksyiat
Apalagi
melakukan dosa-dosa besar
Mereka hidup
dalam kasih sayang dan saling menghargai
Mereka tunduk,
patuh, sujud kepada Allah
Beristighfar,
memohon ampun kepada-Nya
Dan selalu
berharap akan rido-Nya.