Kamis, 29 September 2016

DEMI CITA-CITA (Menjelang akhir berbusana putih abu-abu)




Kau di seberang sana
di dasar laut yang penuh misteri
Kau tergantung di langit nan tinggi
peringatkan daku ciptakan sayap
Kau berada di bukit terjal
kerikil tajam
deru campur debu

Terik mentari menyengat tubuhku
membakar hangus
badai dan topan menerpa sekitar
kedinginan,menggigil basah

Kumesti berlapis baja
hadapi kendala segala
meluncur terbang
pantang surut ke belakang
demi cita-cita yang kuidamkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar